Kiwari | Pertanian

Ciamis Lumbung Padi

Priangan Timur

Kabupaten Ciamis merupakan daerah penyumbang produksi padi yang cukup signifikan di provinsi Jawa Barat. Setiap tahun, Kabupaten Ciamis mampu menghasikan padi ratarata 503.887 ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi tersebut didapat dari luas lahan tanaman padi seluas kurang lebih 76.967 hektar. Produksi padi yang melimpah itu melebihi dari kebutuhan pangan masyarakat Ciamis sendiri atau surplus, sehingga Ciamis mampu menjadi pemasok padi bagi wilayah-wilayah yang berada di luar Kabupaten Ciamis. Wilayah lumbung padi di Kabupaten Ciamis terdapat di wilayah selatan dan utara. Enam wilayah kecamatan penghasil padi tertinggi adalah Kecamatan Lakbok sebanyak 43.922 ton/tahun, Kecamatan Banjarsari sebanyak 42.088 ton/tahun, Kecamatan Pamarican sebanyak 41.624 ton/tahun, Kecamatan Purwadadi sebanyak 32.813 ton/tahun, Kecamatan Panawangan sebanyak 34.674 ton/tahun dan Kecamatan Rancah sebanyak 30.319 ton/tahun.


Cabe Sukamantri

Paling Seksi di Pasar Tanah Air

Cabe merah (Capsicum annuum L.) merupakan produk hortikultura yang menjadi salah satu primadona bagi masyarakat Kecamatan Sukamantri, Kabu - paten Ciamis. Lebih dari 40 kelompok dibentuk untuk memacu produksi komoditas tersebut. Areal ladang cabe seluas kurang lebih 200 hektar ditanami cabe merah berbagai jenis dengan kualitas jempolan. Tak heran, sejumlah pasar induk mulai Pasar Kramat Jati (Jakarta), Pasar Induk Caringin (Bandung), Cikurubuk (Tasikmalaya), dan sejumlah supermarket terkemuka di tanah air selalu menampung hasil panen ratusan petani cabe merah yang tersebar di Desa Suka - mantri, Sindanglaya, Mekarwangi, Cibeureum, dan Desa Tenggerraharja. Dengan produksi mencapai lebih dari 3.000 ton per musim tanam, Sukamantri jelas menjadi sentra cabe merah di Kabupaten Ciamis. Kualitas unggul yang dihasilkan petani Sukamantri menjadi rebutan sejumlah perusahaan yang ingin memanfaatkan bahan baku cabe dari sana. Selain tekstur yang baik, cabe merah Sukamantri juga tergolong lebih tahan lama. Artinya, kualitas cabe akan terlihat segar dalam rentang waktu hingga kurang lebih sepekan. Faktor cuaca dan kesuburan tanah ladang menjadi kunci yang sangat mempengaruhi kualitas tanaman cabe yang dihasilkan


Durian Berkelas

dari Kampung Benteng

Kelezatan rasa buah durian membuat banyak orang ketagihan untuk mencicipi buah yang disebut King of Fruit atau Durio Zibethinus ini. Beragam varietas serta kualitas banyak dihasilkan sejumlah petani durian di berbagai daerah. Ciamis, yang diberkahi kesuburan tanah tak mau ketinggalan untuk menghasilkan durian berkelas. Durian yang dikenal dengan nama durian Serendet misalnya menjadi salah satu primadona bagi warga Ciamis ketika musim panen raya durian tiba, tepatnya pada bulan Juni hingga Agustus. Durian dengan nama, rasa dan aroma yang unik tersebut banyak dihasilkan masyarakat di Kampung Benteng, Kecamatan Ciamis.